Istanbul, Turki, 12–15 Mei 2026 – Dosen Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Dr. Etika Ratna Noer, S.Gz., M.Si., berpartisipasi dalam European Congress on Obesity (ECO) 2026, salah satu konferensi ilmiah internasional paling bergengsi di bidang obesitas dan kesehatan metabolik yang diselenggarakan oleh European Association for the Study of Obesity. Kegiatan ini mempertemukan para peneliti, akademisi, klinisi, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara untuk mendiskusikan perkembangan terkini dalam pencegahan dan penanganan obesitas.

Selain mengikuti berbagai sesi ilmiah, Dr. Etika Ratna Noer juga mempresentasikan hasil penelitian dalam bentuk poster ilmiah berjudul “Hipertriglyceridemia Associated with FTO rs1558902 in Indonesian Women”. Penelitian tersebut mengkaji hubungan variasi genetik pada gen Fat Mass and Obesity Associated (FTO) dengan kejadian hipertrigliseridemia pada perempuan Indonesia. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan pemahaman mengenai faktor genetik yang berperan dalam risiko gangguan metabolik dan obesitas pada populasi Indonesia.

Selama empat hari pelaksanaan kongres, Dr. Etika mengikuti berbagai sesi ilmiah yang membahas isu-isu strategis mulai dari manajemen obesitas, gizi, genetika, kesehatan masyarakat, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga kebijakan global dalam pengendalian obesitas.

Pada hari pertama, berbagai sesi menyoroti pentingnya pendekatan multidisiplin dalam tata laksana obesitas. Topik yang dibahas mencakup manajemen obesitas berbasis kolaborasi profesi, pencegahan stigma obesitas di layanan kesehatan dan masyarakat, obesitas pada anak dengan gangguan neurodevelopmental, kompleksitas jaringan adiposa, hingga kebijakan internasional terkait obesitas.

Hari kedua kongres berfokus pada perkembangan teknologi dan implementasi kebijakan kesehatan masyarakat. Salah satu materi utama membahas pemanfaatan machine learning dalam memprediksi konsekuensi fungsional variasi genetik manusia. Selain itu, peserta memperoleh wawasan mengenai solusi digital untuk penanganan obesitas, implementasi kebijakan kesehatan masyarakat, serta dampak konsumsi makanan ultra-proses terhadap peningkatan risiko obesitas.

Pada hari ketiga, pembahasan semakin mendalam mengenai hubungan antara faktor genetik, perilaku, dan tata laksana obesitas. Berbagai sesi mengulas perkembangan ilmu genomik dan epigenomik obesitas, perilaku makan, inovasi terapi farmakologis, perbedaan gender dalam pengelolaan obesitas, serta peran Artificial Intelligence dalam diagnosis, pemantauan, dan personalisasi terapi.

Hari terakhir kongres membahas perkembangan terbaru mengenai mekanisme neurobiologis yang mengatur nafsu makan dan keseimbangan energi tubuh, hubungan obesitas dengan neurodiversitas, serta strategi stratifikasi risiko kardiovaskular pada individu dengan obesitas. Dalam sesi penutupan, para pembicara menegaskan pentingnya kolaborasi multidisiplin dan kerja sama internasional dalam menghadapi obesitas sebagai tantangan kesehatan global.

Menurut Dr. Etika Ratna Noer, keikutsertaan dalam ECO 2026 memberikan kesempatan berharga untuk memperluas wawasan akademik sekaligus memperkenalkan hasil penelitian Universitas Diponegoro kepada komunitas ilmiah internasional.

“Partisipasi dalam ECO 2026 tidak hanya memberikan kesempatan untuk memperoleh perkembangan ilmu pengetahuan terkini di bidang obesitas dan kesehatan metabolik, tetapi juga menjadi wadah untuk mempresentasikan hasil penelitian yang berfokus pada populasi Indonesia kepada para peneliti dari berbagai negara. Hal ini penting untuk memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengembangan ilmu gizi dan kesehatan global,” ujar Dr. Etika.

Beberapa isu utama yang menjadi perhatian selama kongres antara lain peran genetika dalam obesitas, pemanfaatan Artificial Intelligence dalam manajemen obesitas, pentingnya kebijakan kesehatan masyarakat dalam pencegahan obesitas, pendekatan psikologis dan perilaku dalam terapi, serta meningkatnya perhatian global terhadap obesitas pada anak dan remaja.

Partisipasi dan presentasi hasil penelitian oleh Dr. Etika Ratna Noer pada European Congress on Obesity 2026 diharapkan dapat memperkuat reputasi akademik Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro di tingkat internasional, membuka peluang kolaborasi penelitian global, serta mendorong pengembangan inovasi berbasis bukti ilmiah dalam pencegahan dan penanganan obesitas di Indonesia.